Jakarta, 7 Mei 2026 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus memperluas kerja sama global dengan menggandeng berbagai kedutaan asing untuk memperkuat kolaborasi riset, inovasi, dan pengembangan teknologi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas riset nasional sekaligus memperluas jaringan kerja sama internasional di berbagai bidang strategis.
BRIN menilai kolaborasi lintas negara menjadi semakin penting di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bergerak cepat secara global.
Melalui kerja sama dengan kedutaan asing, peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan riset bersama, hingga akses terhadap teknologi dan sumber daya internasional diharapkan semakin terbuka.
Pengamat kebijakan riset menilai kolaborasi internasional memiliki peran besar dalam meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi suatu negara.
Kerja sama global juga dapat membantu mempercepat transfer teknologi serta memperluas akses peneliti Indonesia terhadap jaringan ilmiah dunia.
Selain bidang sains dan teknologi, kerja sama tersebut disebut mencakup sektor kesehatan, lingkungan, energi, pangan, hingga transformasi digital.
BRIN berharap kemitraan internasional dapat mendukung pengembangan riset yang memiliki dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional.
Pengamat pendidikan tinggi menilai riset modern saat ini memang semakin bergantung pada kolaborasi lintas negara karena banyak persoalan global membutuhkan solusi bersama.
Isu seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, kesehatan, dan energi dinilai tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu negara saja.
Kedutaan asing juga dianggap memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara lembaga riset Indonesia dan institusi internasional.
Melalui hubungan diplomatik, peluang kerja sama akademik dan pengembangan inovasi dapat lebih mudah dibangun.
BRIN menyebut penguatan kerja sama global juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing riset Indonesia di tingkat internasional.
Selain menghasilkan inovasi, kolaborasi internasional diharapkan mampu memperluas publikasi ilmiah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia peneliti Indonesia.
Pengamat ekonomi teknologi menilai penguatan ekosistem riset penting untuk mendukung transformasi ekonomi berbasis inovasi di masa depan.
Negara yang memiliki kapasitas riset kuat dinilai lebih siap menghadapi persaingan global dan perkembangan teknologi.
Di sisi lain, masyarakat berharap hasil kerja sama internasional tersebut tidak hanya berhenti pada penelitian, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh publik.
Dengan memperluas kolaborasi global melalui kedutaan asing, BRIN menunjukkan komitmen memperkuat posisi Indonesia dalam jaringan riset internasional sekaligus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi nasional.







