Jakarta, 10 Mei 2026 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti potensi risiko pembangunan proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap kawasan pesisir Pulau Jawa apabila tidak direncanakan secara matang.
Menurut penjelasan BRIN, beban konstruksi yang terlalu besar di wilayah pesisir berpotensi mempercepat penurunan muka tanah, terutama di kawasan yang selama ini sudah mengalami tekanan akibat aktivitas pembangunan dan pengambilan air tanah berlebihan.
BRIN menilai proyek perlindungan pesisir tetap penting untuk menghadapi ancaman banjir rob dan kenaikan permukaan laut, namun pelaksanaannya harus mempertimbangkan kondisi geologi, lingkungan, dan keberlanjutan wilayah pesisir dalam jangka panjang.
Pengamat lingkungan menjelaskan bahwa sejumlah kawasan pesisir di Pulau Jawa memang menghadapi masalah serius berupa penurunan tanah yang terjadi secara bertahap setiap tahun. Kondisi tersebut membuat beberapa wilayah menjadi semakin rentan terhadap banjir dan abrasi laut.
Selain faktor teknis, para peneliti juga menyoroti potensi dampak sosial dan lingkungan dari pembangunan tanggul laut raksasa, termasuk perubahan ekosistem pesisir, terganggunya aktivitas nelayan, hingga perubahan pola arus laut di sekitar kawasan pantai.
Pulau Jawa sendiri menjadi wilayah dengan kepadatan penduduk dan aktivitas ekonomi tertinggi di Indonesia sehingga persoalan perlindungan pesisir menjadi isu penting yang terus mendapat perhatian pemerintah dan para ahli.
Pengamat tata kota menilai proyek besar seperti Giant Sea Wall memerlukan kajian ilmiah yang sangat mendalam karena dampaknya tidak hanya dirasakan saat pembangunan berlangsung, tetapi juga bisa memengaruhi kondisi lingkungan dan masyarakat pesisir dalam puluhan tahun ke depan.
Dengan adanya peringatan dari BRIN tersebut, berbagai pihak berharap pembangunan perlindungan pesisir di Indonesia dapat dilakukan secara lebih hati-hati, berbasis riset ilmiah, dan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebutuhan infrastruktur dan kelestarian lingkungan.







