Jakarta, 9 Mei 2026 – Bank Raya Indonesia terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM digital agar semakin berdaya saing, terutama selama momen Ramadan yang dikenal sebagai periode dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Perusahaan perbankan digital tersebut menilai Ramadan menjadi momentum penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Selama bulan tersebut, aktivitas transaksi masyarakat biasanya meningkat, terutama di sektor makanan, fesyen, kebutuhan rumah tangga, dan layanan daring.
Bank Raya menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi faktor utama agar UMKM mampu berkembang lebih cepat dan menjangkau konsumen lebih luas. Karena itu, perusahaan terus menghadirkan layanan keuangan digital yang mempermudah pelaku usaha dalam mengelola transaksi, pembayaran, hingga pengembangan bisnis secara lebih efisien.
Pengamat ekonomi digital menjelaskan bahwa tren belanja online selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri terus mengalami peningkatan setiap tahun. Banyak pelaku UMKM kini memanfaatkan media sosial, marketplace, dan layanan pembayaran digital untuk memperluas pemasaran produk mereka.
Selain menyediakan layanan transaksi digital, Bank Raya juga disebut aktif mendorong edukasi keuangan dan literasi digital bagi pelaku UMKM. Langkah tersebut dinilai penting agar usaha kecil tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara profesional di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin ketat.
Pengamat UMKM menilai transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi usaha kecil saat ini. Pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan teknologi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan menarik konsumen baru.
Momentum Ramadan juga dianggap strategis karena daya beli masyarakat cenderung meningkat pada periode tersebut. Banyak pelaku usaha memanfaatkan momen itu untuk menghadirkan promosi, produk musiman, dan layanan yang lebih inovatif guna menarik perhatian konsumen.
Pemerintah sendiri terus mendorong percepatan digitalisasi UMKM sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi nasional. Dukungan sektor perbankan dan teknologi dinilai sangat penting agar UMKM Indonesia mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di tingkat regional dan global.





