Jakarta, 20 Mei 2026 – Anggota Komisi X DPR RI Verrell Bramasta menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal kebijakan riset dan inovasi nasional saat melakukan kunjungan ke Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN. Dalam kunjungan tersebut, Verrell menyampaikan pentingnya dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi kemajuan Indonesia di masa depan. Komisi X disebut ingin memastikan kebijakan riset tidak hanya berkembang di tingkat laboratorium, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional. Isu penguatan riset kini semakin mendapat perhatian karena dianggap menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tengah perkembangan teknologi global yang sangat cepat. Pemerintah dan parlemen dinilai perlu membangun sinergi agar inovasi nasional berkembang lebih kuat dan berkelanjutan.
Pengamat pendidikan dan teknologi menjelaskan bahwa riset memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan ekonomi, industri, kesehatan, pangan, hingga ketahanan nasional. Negara dengan ekosistem riset kuat biasanya memiliki kemampuan lebih besar dalam menciptakan inovasi dan menghadapi perubahan global. Namun pengembangan riset membutuhkan dukungan berkelanjutan, mulai dari pendanaan, regulasi, hingga kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor industri. Oleh sebab itu, perhatian parlemen terhadap penguatan riset dinilai penting agar kebijakan inovasi nasional memiliki arah yang konsisten dalam jangka panjang.
Kunjungan ke BRIN juga disebut menjadi bagian dari upaya memahami tantangan yang dihadapi dunia riset Indonesia saat ini. Pengamat kebijakan publik menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar riset nasional adalah bagaimana hasil penelitian dapat diimplementasikan secara nyata dan terhubung dengan kebutuhan masyarakat maupun industri. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia peneliti dan penguatan infrastruktur riset juga menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem inovasi yang kompetitif. Dukungan regulasi dan kemudahan kolaborasi lintas sektor dianggap sangat diperlukan agar hasil riset tidak berhenti hanya sebagai kajian akademik.
Verrell Bramasta menilai generasi muda juga perlu lebih dekat dengan dunia sains dan inovasi agar Indonesia mampu bersaing di era teknologi modern. Pengamat sosial menjelaskan bahwa keterlibatan figur publik dalam isu pendidikan dan riset dapat membantu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan. Di era digital saat ini, inovasi dan penguasaan teknologi disebut akan menjadi salah satu penentu utama kemajuan bangsa di masa depan.
Kunjungan Komisi X DPR ke BRIN kini menjadi simbol dukungan terhadap penguatan riset dan inovasi nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Banyak pihak berharap sinergi antara pemerintah, parlemen, akademisi, dan dunia industri dapat mempercepat lahirnya inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Pengamat teknologi menilai masa depan Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan membangun ekosistem riset yang kuat, adaptif, dan mampu menghasilkan solusi nyata bagi kebutuhan nasional.




